Demokrat ancam walk out saat paripurna revisi UU KPK
Merdeka.com - Pengurus DPP Partai Demokrat menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, hari ini. Mereka tiba sekitar pukul 12.00 WIB.
Ketua Departemen KPK Partai Demokrat Jemmy Setiawan menyatakan menolak revisi Undang-undang nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. Pihaknya mendukung penguatan KPK agar para koruptor lepas jeratan hukum.
"Pertama kami menolak revisi Undang-undang KPK, kedua menolak pelemahan KPK dan kriminalisasi terhadap KPK dalam bentuk apapun. Ketiga menyerukan kepada seluruh kekuatan rakyat untuk negara, mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk menyelamatkan KPK dan menyelamatkan kepentingan rakyat," kata Jemmy saat menyerahkan sikap Demokrat soal revisi Undang-undang KPK di gedung KPK, Jakarta, Rabu (17/2).
Jemmy mengatakan, pihaknya mengajak fraksi-fraksi DPR lainnya untuk menolak revisi undang-undang KPK. Sebab revisi Undang-undang KPK mempunyai tujuan mengkriminalisasi lembaga antirasuah ini.
"Ada anasir jahat para pemilik agenda tertentu, makanya kami menolak revisi Undang-undang KPK mendorong fraksi besok menolak revisi Undang-undang KPK. Kami mendorong lintas fraksi juga semoga ini tidak terjadi," kata dia.
Lebih jauh, dia mengklaim akan melakukan walk out saat rapat paripurna pembahasan revisi Undang-undang KPK pada Kamis (18/2) besok. Apalagi instruksi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sudah jelas menolak revisi undang-undang KPK.
"Kami akan walk out besok kalau revisi Undang-undang KPK terus digulirkan. Ini ada agenda tertentu bermaksud melemahkan KPK," kata dia.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya