Demo Penolakan UU Ciptaker di UNM Ricuh
Merdeka.com - Aksi demonstrasi tolak Undang Undang Cipta Tenaga Kerja (Ciptaker) di depan Universitas Negeri Makassar (UNM) berakhir bentrok. Beberapa mahasiswa terlihat sempat diamankan oleh polisi saat terjadi bentrok.
Demonstrasi penolakan UU Ciptaker di Makassar terjadi di sejumlah titik sejak pukul 15.00 Wita, Kamis (6/4). Akibat demonstrasi tersebut, menyebabkan sejumlah ruas jalan di Kota Makassar macet.
Seperti dilakukan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM). Para demonstran menutup penuh jalur utama di depan kampus UNM dengan membakar ban dan berorasi menyampaikan penolakan pengesahan UU Ciptaker oleh DPR RI.
Akibat demonstrasi yang lama, sejumlah pengendara yang terjebak macet pun marah. Beberapa kali terlihat perdebatan antara pengendara dengan mahasiswa di Jalan AP Pettarani Makassar.
Aksi yang hingga pukul 21.00 Wita tak kunjung berakhir, akhirnya bentrokan antara warga dan mahasiswa terjadi. Saling lempar batu terjadi di depan kampus UNM Jalan AP Pettarani Makassar.
Untuk membubarkan bentrokan tersebut, polisi pun menembakkan gas air mata. Polisi pun mendorong mahasiswa yang sebelumnya demo untuk masuk ke dalam kampus.
Kepala Bagian Operasi Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Ajun Komisaris Besar Darminto mengatakan pihaknya terpaksa menembakkan gas air mata untuk membubarkan bentrokan. Polisi mencoba mendorong mahasiswa untuk masuk ke dalam kampusnya.
"Kita dorong mahasiswa untuk masuk ke dalam kampus," ujarnya singkat kepada wartawan.
Berdasarkan pantauan, setidaknya dua orang diamankan oleh polisi. Diduga dua orang tersebut provokator dalam bentrokan tersebut.
Sampai pukul 22.47 Wita, sejumlah personel kepolisian dan TNI masih berjaga di depan kampus UNM Jalan AP Pettarani. Hal ini untuk mencegah terjadinya bentrokan.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya