Demo, massa HTI sebut Perppu Ormas jalan pintas rezim diktator
Merdeka.com - Ratusan orang yang berasal dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mulai menggelar aksinya di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Monas, Jakarta Pusat, Selasa (18/7). Mereka menolak keras diterbitkannya Perppu Ormas oleh pemerintah belum lama ini.
"Tidak ada lagi yang kita tuntut kepada pemerintah, cuma satu, kami menolak dengan keras Perppu Ormas. Karena dengan terbitnya Perppu ini merupakan jalan pintas rezim diktator oleh pemerintah, perppu ini memberangus," kata Koordinator Aksi, Habib Kholilulloh Al-Habsyi kepada wartawan di lokasi.
Dia juga mengaku dalam aksi damai ini ingin menuntut keadilan Pemerintah Indonesia. Dia berharap aksi yang diselenggarakan siang hari ini didengar oleh pemerintah terutama Presiden Joko Widodo.

Demo HTI ©2017 merdeka.com/rendi perdana
"Tidak perlu (ketemu Presiden), cukup dengan aksi ini karena bagi kami majelis taklim akan kekhawatiran ini, sehingga dengan aksi kami didengar mau lah (Presiden) melihat bangsanya sendiri," pungkas Kholilulloh.
Dalam aksinya, ratusan simpatisan HTI yang hadir tidak jarang pula melantunkan salawat dan takbir. Mereka menilai Perppu Ormas menimbulkan tindakan diktator (kesewenang-wenangan) yang dilakukan oleh pemerintah.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya