Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Demo mahasiswa Papua dibubarkan karena ada atribut Bintang Kejora

Demo mahasiswa Papua dibubarkan karena ada atribut Bintang Kejora Demo mahasiswa Papua. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menjelaskan mahasiswa Papua yang berunjuk rasa di Bundaran HI dibubarkan karena membawa atribut berlambang bintang kejora. Selain itu, mahasiswa Papua tak mempunyai izin demo.

"Bintang kejora juga enggak boleh, unjuk rasa tanpa pemberitahuan enggak boleh. Iya kalau polisi yang membubarkan. Kalau oleh kelompok masyarakat lain, akan risiko (bentrok)," ucapnya usai menghadiri peluncuran buku karya Komisioner Kompolnas, Edi Saputra Hasibuan yang berjudul 'Dari Balik TKP', Jakarta, Selasa (1/12).

Jenderal bintang empat ini menilai aksi demonstrasi di Bundaran HI itu dapat memicu terjadinya konflik. Apalagi, lanjut dia, jika masyarakat merasa terganggu bakal terjadi bentrok.

"Tidak ada pemberitahuan. ‎D‎emo ada aturan, ada pemberitahuan, kalau tidak beritahukan di undang-undang nomor 9 tahun 1989 bisa dibubarkan," tegas Badrodin.

Untuk mengantisipasi terjadinya bentrok, kata dia, polisi mengamankan 100 orang demonstran. Namun, ditegaskan Badrodin dalam aksi itu, tidak ada demonstran yang tertembak.

"Diamankan mungkin 100 lebih. HI enggak ada yang kena tembak," tandasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP