Demo di Trisakti, Grogol arah Slipi macet
Merdeka.com - Ratusan anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Trisakti menggelar aksi menuntut agar dualisme kepemimpinan segera diselesaikan. Aksi dilakukan di depan kampus di Jalan S Parman, Jakarta Barat.
Pantauan merdeka.com, Senin (28/5), para mahasiswa terus melakukan orasi. Sekitar 100 orang polisi berjaga-jaga. Aksi ini juga membuat arus lalu lintas menuju Slipi macet. Demonstran memakan satu badan jalan.
"Jangan korbankan mahasiswa Trisakti dalam konflik pengelolaan universitas. Stabilitas dsna kondusifitas dalam proses belajar di universitas," ujar Presiden Mahasiwa Triskati Sandi Mandela.
Akibat aksi ini pintu masuk ke dalam kampus di Jalan S Parman ditutup. Mahasiswa yang hendak kuliah masuk ke kampus melalui pintu di Jalan Kyai Tapa.
Seperti diketahui, perseteruan antara Senat Universitas Trisakti, Forum Komunikasi Karyawan Universitas Trisakti dengan Yayasan Trisakti telah berlangsung cukup lama. Sengketa dimulai pertengahan 2002, saat pemilihan rektor baru.
Thoby mengubah statuta universitas yang memangkas wewenang Yayasan dalam pemilihan rektor. Kubu Thoby juga mendirikan Badan Hukum Pendidikan Universitas Trisakti dengan Akta No 27/2002, yang ternyata tidak diakui pemerintah dan pengadilan. Thoby pun terpilih lagi kala itu. Namun, yayasan yang tidak mengakui lalu menggugatnya, tapi kandas di pengadilan tingkat pertama.
Pada Desember 2003, Pengadilan Tinggi Jakarta mengabulkan sebagian gugatan Yayasan Trisakti. Majelis hakim pimpinan Ridwan Nasution memangkas hampir semua wewenang Rektor untuk mengelola universitas dan menyerahkannya ke yayasan, termasuk hak pengelolaan rekening bank. Lantas, Thoby Mutis mengajukan kasasi. Hingga keluarlah kasasi yang menilai Yayasan Trisakti sebagai pihak sah untuk mengelola universitas yang berlokasi di Grogol, Jakarta Barat tersebut.
Putusan tersebut sekaligus menguatkan bahwa Yayasan Trisakti adalah badan pembina pengelola badan penyelenggara dari Universitas Trisakti yang sah secara hukum. Namun, saat putusan kasasi tersebut hendak di eksekusi beberapa waktu lalu, puluhan orang menghadang dan menghalangi jalannya eksekusi, sehingga eksekusi gagal. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya