Demo 4 November ricuh, 11 anggota polri terluka 1 gegar otak
Merdeka.com - Aksi unjuk rasa 4 November lalu tak hanya memakan korban dari para pendemo. Melainkan, aparat keamanan pun ada yang menjadi korban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengungkapkan total ada 11 anggota polri yang menjadi korban.
"Satu di RSPAD, satu di RS Pelni, sembilan di RS Polri," ungkap Awi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/11).
"Yang Di RSPAD itu helmnya sampe pecah. Bayangkan itu. Pukulan itu sampai ke leher, abis itu sudah nggak berdaya. Baru diketahui usai demo. Kita bersyukur masih bisa kita tolong. Perawatannya ya saraf otak ke leher, hingga punggung," tambahnya.
Lantaran pukulan itu, tambah Awi, anggota tersebut mengalami gegar otak. "Ada satu anggota alami gegar otak," ungkapnya.
Namun, lanjut Awi, anggota tersebut perlahan sudah pulih. "Ya pelan-pelan membaiknya," katanya.
Pun demikian dengan sepuluh anggota lainnya sudah perlahan pulih kembali. "11 Ini ya lumayan recovery pelan-pelan," tandasnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya