Demi cari makan, penambang pasir tak peduli bahaya Merapi
Merdeka.com - Meskipun Gunung Merapi terus menunjukkan aktivitasnya, namun para penambang pasir di Kaliworo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah tetap tak menunjukkan rasa takutnya. Mereka beralasan, tetap mencari pasir di jalur aliran lahar dingin lereng Merapi tersebut, demi untuk mempertahankan hidup.
"Ya gimana lagi mas, namanya juga cari makan. Kalau nggak nekat, keluarga saya mau makan apa," ujar Benowo, salah satu pengangkut pasir di Kaliworo, Kemalang Klaten, Jumat (2/5).
Benowo menjelaskan, bersama penambang lainnya, bahkan dirinya sering naik lebih dekat ke puncak Merapi untuk mencari pasir. Lantaran pasir di Kali Woro saat ini jumlahnya sudah menipis.
"Di Kali Woro pasirnya sudah sedikit mas, saya harus naik ke Kali Gendol, Sleman. Kalau takut sih sebenarnya juga takut. Apalagi kalau dengar suara gemuruh dan dentuman," katanya.
Terkait banyaknya penambang pasir yang masih nekat beraktivitas, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Joko Rukminto, mengaku kewalahan mengatasi hal tersebut.
"Kita sebenarnya sudah memberi peringatan, melakukan sosialisasi kepada warga, terutama penambang pasir. Tapi alasannya mereka cari makan," paparnya.
Meski demikian Joko berjanji untuk selalu mengingatkan warga agar mentaati himbauan tentang bahaya Merapi. Himbauan tersebut dilakukan dengan memasang spanduk dan sosialisasi melalui perkumpulan warga.
"Nanti malam kita akan kumpulkan warga di pendopo Kecamatan Kemalang. Selain sosialisasi status Merapi, kita juga akan menyerap aspirasi warga," pungkasnya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya