Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Demam dan Batuk, 2 Warga Solo Dirawat di Ruang Isolasi RSUD dr Moewardi

Demam dan Batuk, 2 Warga Solo Dirawat di Ruang Isolasi RSUD dr Moewardi RS Siloam siapkan tenda isolasi untuk pasien virus corona. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - RSUD dr Moewardi Solo merawat 2 warga yang mengeluhkan demam dan batuk setelah pulang dari luar Jawa Tengah. Kedua orang yang dirahasiakan identitasnya itu, kini menjalani pemeriksaan intensif di ruang isolasi.

"Mereka masuk pada hari Minggu, tadi malam. Karena dikhawatirkan terpapar virus corona Covid-19, mereka kita rawat di ruang isolasi," ujar Kepala Sub Bagian Hukum dan Humas RSUD dr Moewardi, Eko Haryati, Senin (9/3).

Eko mengatakan, kedua orang tersebut merupakan warga Kota Solo dan sama-sama berusia sekitar 60 tahun. Menurutnya, salah satu pasien merupakan rujukan dari rumah sakit. Sedangkan seorang lagi datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan diantar keluarga.

Kedua pasien masuk ke RSDM kemarin, Minggu (8/3) malam. Pihaknya belum bisa memastikan mereka positif atau negatif Corona. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan, suhu badan mereka 37,8 derajat celcius, disertai demam dan batuk.

"Mereka tidak mempunyai riwayat bepergian ke luar negeri. Namun karena virus corona sudah ditemukan di Indonesia, kami tetap harus waspada," katanya.

Meskipun hanya bepergian ke luar provinsi, namun menurutnya, tak ada patokan harus pergi ke luar negeri. Eko mengaku, tim medis telah mengambil sampel swab tenggorokan kedua pasien.

"Kami sudah mengambil sampel swab tenggorokan. Hari ini sampel tersebut dikirim ke Kementerian Kesehatan untuk memastikan kondisinya," jelasnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP