Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dekan IAIN Semarang: Arab Saudi jangan asal pindah makam nabi

Dekan IAIN Semarang: Arab Saudi jangan asal pindah makam nabi Makam Nabi. ahadees.net

Merdeka.com - Rencana pemerintah Arab Saudi untuk memindahkan lokasi makam Nabi Muhammad dikecam umat Islam tak terkecuali di Kota Semarang Jawa Tengah. Pasalnya, langkah negeri minyak di Timur Tengah itu dinilai semena-mena tanpa memperhitungkan dampaknya bagi masyarakat muslim di dunia.

Dekan Fakultas Syariah IAIN Walisongo Semarang, Abdul Ghofur, mengatakan, sebaiknya pemerintah Arab Saudi dikaji bersama semua pemimpin negara Islam termasuk Indonesia sebagai negara berpenduduk terbanyak di dunia.

"Karena makam Nabi Muhammad ini tidak hanya dimiliki oleh mereka namun juga menjadi acuan bagi umat Islam di seluruh dunia," tegas Abdul, Kamis (4/9).

Kendati lokasi makam Nabi terletak di wilayah otoritas Arab Saudi, namun mereka harus memahami bila keberadaan makam itu telah menjadi bagian tersendiri bagi masyarakat muslim.

"Jadi jangan seenaknya berinisiatif memindahkan makam Nabi Muhammad. Kami sebagai penduduk di negara terbesar di dunia harus dilibatkan. Bahkan warga negara Islam lainnya pun harus diajak bicara soal hal ini," urainya.

Meski begitu, Abdul mengaku, tidak kaget dengan polemik wacana pemindahan makam Rasullah di Arab Saudi karena jauh sebelumnya pada 1926 silam hal serupa juga sempat terjadi. Saat itu, Arab Saudi juga bersikeras memindahkan makam Nabi tapi akhirnya dibatalkan.

Abdul meminta, kepada Arab Saudi untuk menjaga aset umat Islam macam Makam Rasulullah, Kabah dan Masjid Nabawi sebagai aset dunia. Sehingga jangan sampai hal itu dikuasi oleh pemerintah Arab Saudi.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP