Debat Pilkada Depok, Imam Percaya Diri Meski Tak Didampingi Idris
Merdeka.com - Debat putaran kedua yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Depok, semalam. Kandidat nomor urut 02 tampil tak sepasang. Sebab, Calon Wali Kota Mohammad Idris tengah menjalani perawatan di RSUD Depok akibat Covid-19. Sehingga Imam Budi Hartono hanya tampil seorang diri.
Imam tampil dengan santai dan tidak gugup. "Mohon maaf saya hadir sendiri karena pasangan saya Bapak KH Mohammad Idris sedang sakit. Mohon doa,” kata Imam, Senin (30/11).
Dalam debat yang mengangkat tema ‘Kesejahteraan, Kesehatan dan Kesenjangan di Era Kehidupan Baru’, Imam dan Idris berbekal pengalaman di eksekutif dan legislative. Dengan modal itu mereka ingin melanjutkan kesuksesan pembangunan di Kota Depok.
Imam mengatakan akan meningkatkan tata kelola pemerintah dan pelayanan publik yang modern dan partisipatif.
"Selain maju kami juga akan membawa sumber manusia Depok yang berbudaya melalui misi ke 3 mewujudkan masyarakat yang religius dan berbudaya berbasis Kebhinekaan dan ketahanan keluarga. Sebagai hasilnya kita akan mewujudkan masyarakat yang sejahtera mandiri dan berdaya saing. Dan terakhir mewujudkan Depok sebagai kota yang sehat aman tertib dan nyaman," ucapnya.
Pasangan Imam dan Idris memiliki dua program unggulan. Pertama, Kartu Depok Sejahtera untuk mengatasi masalah kesehatan pendidikan dan sosial yang memiliki tujuh manfaat. Mulai dari pelayanan kesehatan gratis, bantuan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa berprestasi, jaminan ketersediaan pangan, bantuan renovasi rumah tidak layak huni serta santunan kematian.
Program kedua adalah bantuan lanjut usia, disabilitas berdaya serta pelatihan keterampilan dan bantuan usaha sekaligus penyaluran kerja. Ini untuk meningkatkan ekonomi dan membuka lapangan kerja.
"Persamaan reaksi mari kita bangun Depok bersama menuju Depok yang maju berbudaya dan sejahtera," tambahnya.
Imam juga menyinggung pembangunan dan renovasi infrastruktur, sarana dan prasarana yang saat ini tengah digarap Pemerintah Kota Depok. Mulai dari Stadion Merpati, Stadion Mahakam dan stadion mini Sukatani. Selain itu juga pembangunan gedung balai rakyat Depok.
"Kami juga membangun 45 taman kelurahan. Keberhasilan kami dalam kepemimpinan kami kemarin di antaranya membangun alun-alun di wilayah timur yaitu di DGC, sarana olahraga lengkap ada lapangan basket futsal dan tempat aktualisasi hobi jogging track BMX dan skateboard. Lalu pembangunan GOR dan penyusunan kajian gor Tapos Cimanggis Cinere dan Sawangan hibah koni untuk olahraga prestasi dan kegiatan kepemudaan. Prestasi atlet kita sudah naik dari rangking 23 menjadi 13 Jawa Barat," ucapnya bangga.
Mereka juga mengusung program untuk pembangunan alun-alun baru di wilayah timur. Yaitu di wilayah Pasir Putih.
"Kami juga sudah membuat Perda kepemudaan dan anggaran karang taruna pertahun. Depok creative hub sebagai coworking space dan inkubator ekonomi kreatif anak muda. Itu untuk revitalisasi 16 itu untuk olahraga dan rekreasi."
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya