Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Daya beli warga tinggi, Jabar jadi 'ladang empuk' pengedar narkoba

Daya beli warga tinggi, Jabar jadi 'ladang empuk' pengedar narkoba Pemusnahan narkoba di Polda Jabar. ©2017 merdeka.com/Andrian Salam Wiyono

Merdeka.com - Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan menyebut wilayah hukumnya masih menjadi primadona salah satu peredaran narkoba. Barang haram yang datang dari jaringan lokal dan internasional itu menyasar hampir semua lini.

Aparat Ditresnarkoba Polda Jabar baru saja menggagalkan peredaran sekitar 200 kilogram ganja, dan 7,5 kilogram sabu yang diungkap enam bulan ke belakang. ‎Kepolisian menetapkan 2.103 tersangka.

"Jabar masih jadi salah satu target pengedaran narkoba. Bahkan tidak menutup kemungkinan sebagai konsumen, tapi juga beberapa kali jadi produsen," kata Anton usai pemusnahan di Mapolda Jabar, Jumat (17/3).

Seperti halnya dalam kasus yang diungkap, barang haram itu didapat dari beberapa jaringan yang mana salah satunya Malaysia, dan Tiongkok. "Tapi Malaysia paling banyak yakni 90 persen," ungkapnya.

Menurutnya, jaringan Malaysia yang dikendalikan terpidana mati Mr Wong itu sasarannya kebanyakan diedarkan di Jabar. "Mengapa kita masih jadi konsumen. Karena daya beli orang Indonesia terhadap narkoba ini cukup tinggi," imbuhnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP