Datangi KPK, Masinton minta Lino, Rini dan Pansus Pelindo disadap
Merdeka.com - Anggota komisi III DPR Masinton Pasaribu menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (18/11). Masinton tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Dia mengaku, kedatangannya untuk berkonsultasi dengan KPK.
Masinton meminta agar KPK menyadap ponsel Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut Pelindo II RJ Lino, dan semua anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket pelindo II. "Maka kita konsultasikan dulu ke KPK agar dilakukan (penyadapan) agar clear tidak ada yang masuk angin," ujar Masinton di gedung KPK.
Selain itu, kedatangannya ke gedung KPK juga untuk menanyakan perkembangan laporannya mengenai dugaan gratifikasi dari dirut Pelindo II untuk menteri BUMN. Anggota DPR Fraksi PDIP tersebut mengatakan, nilai gratifikasi yang diberikan bos Pelindo II sebesar Rp 200 juta sangat besar bagi rakyat kecil. Ini yang menjadi pertimbangan Masinton melaporkan dugaan gratifikasi.
Seperti diketahui, Selasa, (22/9) lalu, Masinton melaporkan Lino dan Rini atas dugaan gratifikasi berupa perabotan mewah. Di antaranya sofa tiga dudukan (satu buah) senilai Rp 35 juta, kursi sofa satu dudukan (dua buah) Rp 25 juta, meja sofa (satu buah) Rp 10 juta, kursi makan 6 buah Rp 3,5 juta, meja makan (satu buah) Rp 25 juta, dan perlengkapan ruang kerja 1 set senilai Rp 59 juta. Berdasarkan laporan Masinton, total perabotan tersebut adalah Rp 200 juta. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya