Datang ke sel, ibu tukang tusuk sate nangis lihat anak dibotakin
Merdeka.com - Lima hari pascapenangkapan anaknya, Mursida pun membesuk Muhammad Arsad di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Wanita yang biasa bekerja sebagai pengupas bawang ini pun tak kuasa menahan tangis saat melihat kondisi anaknya yang ditahan sejak Kamis (23/10).
"Saya nangis mas lihat anak saya dibotakin, dipakein rompi tahanan warna oranye," kata Mursida kepada merdeka.com, Selasa (29/10).
Mursida menceritakan, saat membesuk di dalam sel kondisi anaknya sehat. Ditambahkan dirinya, Arsad ditahan bersama tahanan lainya yang berpakaian bersih dan rapih.
"Tahanannya pada bersih-bersih, kayaknya orang kaya semua. Anak saya bilang dia gak diapa-apain sama tahanan lain. Dia paling muda yang lainnya sudah tua semua," jelasnya
Mursida mengatakan, selain itu pihak kepolisian juga memperlakukan Arsad dengan baik selama berada di dalam penjara. Bahkan, menurutnya, seorang polisi pun ada yang memberikan uang Rp 50 ribu rupiah dan membelikan perlengkapan mandi.
"Saya mau kasih duit 50 ribu, tapi katanya sudah dikasih polisi. Saya bawain baju sama perlengkapan mandi, katanya juga sudah dibeliin sama polisi," paparnya. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya