Datang ke Sabang bawa investor, Surya Paloh ngaku disuruh Jokowi
Merdeka.com - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengaku mendapat perintah langsung dari Presiden RI, Joko Widodo untuk membawa investor ke Sabang. Pulang dari Singapura, Surya Paloh langsung mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Senin (16/3).
Bersama Surya Paloh ikut juga ikut sejumlah investor untuk berkunjung ke Sabang. Kedatangan investor ini tindak lanjut dari kunjungan Jokowi ke Sabang pada peluncuran logo HUT RI ke-70 pekan lalu. "Pak Presiden Jokowi menghubungi saya melalui telepon, meminta kepada saya untuk membawa investor ke Sabang, makanya pulang dari Singapura, langsung saya ke Banda Aceh," kata Surya Paloh, Selasa (17/3) di Banda Aceh.
Kemudian bersama Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Surya langsung bertolak ke Sabang untuk melihat potensi investasi yang bisa dikembangkan. Termasuk potensi pariwisata yang terdapat di pulau paling barat di Indonesia. Adapun investor yang dibawa oleh Surya Paloh ke Sabang di antaranya ada yang dari China dan Spanyol.
Investor ini bila memang tertarik akan melakukan investasi di Sabang. Kata Surya Paloh, ini bukti dari perhatian besar yang diberikan Presiden Jokowi untuk membangun Sabang lebih maju. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Sabang maupun Aceh secara umum.
Kata Surya Paloh, setelah dilantik, Presiden Jokowi langsung mengunjungi hampir semua wilayah yang ada di Indonesia. Ini dilakukan untuk memahami dan mengetahui apa yang harus dilakukan untuk pembangunan, karena ini sudah menjadi kewajibannya sebagai kepala negara.
Sebelumnya saat Jokowi berkunjung ke Aceh beberapa waktu lalu pada acara peluncuran logo HUT RI ke 70 telah berjanji akan menghidupkan kembali Sabang sebagai pelabuhan bebas. Bahkan Jokowi sempat mempertanyakan kedalaman pelabuhan yang dimiliki dan menurutnya sudah layak menjadi pelabuhan bebas internasional.
Secara geografis Sabang terletak di kawasan lintasan lalulintas angkutan laut. Karena berhadapan langsung dengan lautan Hindia, sehingga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi pelabuhan bebas seperti masa lalu pada era tahun 1970-an, Sabang pernah berjaya menjadi pelabuhan bebas internasional.
(mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya