Datang ke Cilacap, keluarga angkat ingin lihat Andrew terakhir kali
Merdeka.com - Nicholas Alexander, pria yang mengaku sebagai anak Pastor Daniel Alexander yang merupakan bapak angkat Andrew Chan 'Bali Nine', hari ini berkunjung ke Nusakambangan. Namun dia tertahan di pos penyeberangan Dermaga Wijaya Pura, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (5/3).
"Papa Pastor Daniel Alexander selalu membimbing rohaninya (Andrew Chan). Papa selalu ada temani dia," kata Nicholas kepada wartawan di Cilacap.
Dia mengatakan kedatangan mereka menemui terpidana mati asal Australia itu, dengan tujuan ingin melihat dan mengobrol untuk terakhir kalinya. Menurut dia, Andrew Chan telah bertobat dan telah menyelamatkan banyak orang selama di penjara.
"Banyak baptis orang juga, dia sudah bertobat tidak seperti dulu lagi. Menurut Papa, enggak adil kalau Andrew Chan dihukum mati karena seseorang yang bertobat seperti tawanan yang bertobat enggak pantas dihukum mati," katanya.
Oleh karena itu, pihaknya akan memberikan dukungan dan menguatkan mental Andrew Chan.
Setelah menunggu beberapa menit di halaman dalam Dermaga Wijaya Pura, rombongan yang mengaku sebagai keluarga angkat Andrew Chan tampak keluar meninggalkan tempat itu, karena tidak diizinkan menyeberang ke Pulau Nusakambangan.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya