Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Data terbaru longsor Brebes: 7 Tewas dan 13 orang masih hilang

Data terbaru longsor Brebes: 7 Tewas dan 13 orang masih hilang Evakuasi korban longsor di Brebes. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengatasi bencana tanah longsor di Kabupaten Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Longsor terjadi pada Kamis kemarin (22/2) pukul 08.45 WIB.

Kepala pusat data informasi dan hubungan masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan korban meninggal dunia sampai saat ini bertambah menjadi tujuh orang.

"Kita mencoba rekonstruksi longsor di Pasir Panjang, sampai dengan hari ini total tujuh orang meninggal dunia dimana ada tambahan satu tadi itu adalah korban luka luka," katanya di ruang Pusdalops BNPB, Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (23/2).

Kemudian, dari data terbaru yang dihimpun BNPB sejak pukul 12.00 WIB malam tadi, Sutopo meralat korban hilang yang sebelumnya sebanyak 18 menjadi 13 orang. Serta yang masih dirawat di rumah sakit berjumlah 5 orang.

"Ada 13 orang hilang setelah dilakukan verifikasi dari 18 orang hilang. 5 Orang luka-luka dan masih dirawat. 3 orang di puskesmas Bentar, 1 orang di Rumah Sakit Banyumas, 1 di Rumah Sakit Majenang," paparnya.

Sutopo melanjutkan dari bencana ini, ada 245 pengungsi yang tersebar di lima titik paling banyak di SMP Negeri Dua Salem sebanyak 117 jiwa. "Mereka pun diungsikan untuk antisipasi longsor dan banjir bandang susulan," ucapnya.

Sementara, Tim Search and Rescue (SAR) yang terdiri dari BPBD Kabupaten Brebes bersama TNI, Polri, Basarnas, PMI, BPBD, Relawan Peduli Api, Linmas, dan Masyarakat Sekitar masih tengah bekerja untuk mencari korban longsor. Namun, Tim SAR masih kesulitan untuk menjangkau lokasi longsoran. Mengingat masih rawan terjadi longsor susulan ditambah kondisi cuaca.

"Sampai saat ini Tim SAR belum bisa menjangkau sampai bagian atas (titik longsor) maupun tengah karena potensi longsor masih tinggi. Kondisi cuaca juga berpengaruh menghambat jadi dalam prioritas tetap menggunakan prinsip safety first," pungkasnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP