Daripada dirazia, sopir ini preteli bemonya untuk dijual
Merdeka.com - Beberapa sopir bemo kabur saat petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Selatan melakukan penertiban di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Namun, lebih banyak yang bertahan di lokasi dan memilih mempreteli angkutan roda tiga yang sudah dilarang beroperasi di Jakarta itu.
Para sopir yang bertahan itu mengamankan bemo-bemo yang ditinggal kabur rekannya. Saat petugas mencoba untuk menyalakan bemo yang ditinggal kabur sopir dan ingin dibawa oleh Dishub, beberapa sopir lainnya justru sibuk untuk membongkar mesinnya.
"Ambil itu udah, akinya sama bensinnya, karbunya ambil juga sekalian, biarin aja itu dia bawa enggak bisa dinyalain," kata salah seorang sopir bemo di lokasi penertiban, Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (16/6).

Ternyata para sopir bemo itupun terlihat bukan hanya mengambil aki dari bemonya tersebut, namun juga mereka membongkar besi tua bemo untuk dijual.
"Udah pretelin aja bemonya, mendingan dikiloin aja daripada dibawa, terus enggak jadi apa-apaan terus jadi bangke," ucap salah seorang sopir bemo lainnya.
Dengan bermodalkan kunci leter T dan juga kunci leter Y, akhirnya mereka pun berhasil membongkar besi tua tersebut satu per satu agar bisa mereka jadikan uang untuk kebutuhan mereka sehari-hari.
Aksi mempreteli bemo oleh para sopir itu membuat petugas Dishub geleng-geleng kepala dan membiarkan para sopir membongkar sendiri bemo mereka. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya