Dana dan kandang terbatas, Medan Zoo barter harimau sumatera
Merdeka.com - Manajemen Taman Margasatwa Medan atau Medan Zoo kelebihan koleksi harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae). Mereka pun berencana melakukan barter untuk mendapatkan satwa lainnya.
Medan Zoo cukup berhasil merawat harimau, baik harimau sumatera maupun harimau benggala. Hampir tahun selalu ada kelahiran satwa ini.
Saat ini ada 9 ekor harimau sumatera di Medan Zoo. Seekor di antaranya tengah hamil tua.
Di kompleks kandang harimau itu, juga ada harimau benggala yang terus berkembang. Sepasang harimau benggala yang sebelumnya berasal Kebun Binatang Ragunan Avatar dan Wesa pada Mei 2013 juga telah berkembang biak sehingga jumlah satwa ini menjadi 7 ekor. Teranyar, dua ekor harimau benggala lahir pada Kamis (12/7) lalu. Keduanya dilaporkan dalam keadaan sehat.
Direktur Utama PD Pembangunan Kota Medan Putrama Alkhairi mengatakan, mereka sedang memproses barter satwa dengan Kebun Binatang Ragunan, Jakarta. Mereka berencana menukar anakan harimau sumatera dengan sejumlah satwa lainnya, seperti burung, orangutan, dan kapibara.
"Kita sedang menyelesaikan urusan administrasinya, tinggal menunggu persetujuan dari BKSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam) Sumut," kata Putrama.
Populasi harimau sumatera di Medan Zoo memang terus bertambah. Kondisi itu menyulitkan manajemen. "Selain dananya terbatas, kandangnya juga semakin padat," sebut Putrama.
Jika terus dibiarkan, akan berpotensi terjadi perkawinan sedarah antarharimau. "Kalau satu darah potensi penyakitnya tinggi," kata Putrama.
Karena keterbatasan kandang dan dana, barter menjadi salah satu opsi. Medan Zoo bahkan tidak menutup kemungkinan menitipkan hewan ke pihak swasta. Mereka pernah menitipkan sepasang harimau sumatera ke PT Galatta Lestarindo. "Alasan dititipkan karena ketiadaan tempat (kandang) di sini," jelas Putrama.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya