Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dampingi 3 korban pemerkosaan, Komnas PA datangi Mapolres Tangerang

Dampingi 3 korban pemerkosaan, Komnas PA datangi Mapolres Tangerang Arist Merdeka Sirait. ©2015 merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mendatangi Mapolres Tangerang pada Kamis (5/11) siang. Kedatangannya tersebut untuk menanyakan pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur yang belum ditangkap.

Karena saat ini dia tengah mendampingi tiga anak di bawah umur yang menjadi korban pemerkosaan. Ketiga korban itu masing-masing berinisial A (14), R (15), dan M (12). Mereka pun ikut ke Mapolresta Tangerang.

"Ketiganya korban pemerkosaan pada bulan September dengan kejadian yang berbeda. Jika ditotal, jumlah pria yang menggagahi ketiganya ada 15 orang lebih," katanya.

Arist mengatakan korban A, yang merupakan warga Desa Kedaung Barat, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang diperkosa oleh enam orang secara bergantian di dalam gubuk.

"Yang korban kedua atas nama R yang paling miris. Dia digilir delapan orang secara terbuka di sebuah lapangan luas di kawasan Periuk, Mekarsari, Kabupaten Tangerang," ungkapnya.

Sementara M, korban ketiga hanya diperkosa oleh satu orang yang merupakan sopir angkot. "Diperkosa di sebuah kebun kosong di daerah Paku Haji, Kabupaten Tangerang. Yang ini memang hanya satu pelakunya, tapi usia korbannya masih sangat belia," kata Arist.

Tiga kasus ini, kata Arist, memiliki kesamaan yakni semua korban diperkosa serta diancam senjata tajam, dan dicekoki miras. Padahal pelaku juga saling kenal dengan korban.

"Kejadiannya juga di kawasan pinggiran kota, seperti Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Kawasan seperti ini memang rawan kekerasan seksual pada anak," tuturnya.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP