Dampak Gempa Bali: 617 Rumah Rusak Berat dan 1.203 Rusak Ringan
Merdeka.com - Sebanyak 617 unit rumah rusak berat akibat gempa dengan magnitudo 4,8 yang mengguncang Provinsi Bali pada Sabtu (16/10). Selain itu, sebanyak 1.203 unit rumah rusak ringan dan 42 unit rusak sedang.
Data ini tercatat per hari ini pukul 05.00 WIB. Guna mempercepat penanganan pascagempa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi dan Kabupaten di Bali telah mendirikan posko lapangan.
Lokasi posko terdapat di dua desa yang mengalami dampak cukup besar yakni di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem dan di Dermaga Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
"Kami telah mendirikan posko lapangan di Karangasem dan Bangli, untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, serta menyiagakan untuk para warga yang ingin mengungsi," kata Kasubid Logistik dan Peralatan BPBD Provinsi Bali, I Wayan Gede Eka Saputra, Selasa (19/10).
Eka menambahkan, kondisi terkini warga memilih mengungsi di rumah keluarga terdekat. Bantuan logistik tetap didistribusikan dengan memberikan langsung ke lokasi pengungsi masing-masing.
Gempa magnitudo 4,8 di Bali juga menyebabkan longsoran dan reruntuhan batu sehingga akses jalan terputus. Sejumlah alat berat telah dikerahkan untuk membuka akses jalan.
Saat ini, masih terdapat akses jalan yang tertutup yakni di Desa Trunyan, Kintamani. Pemberian bantuan logistik ke Desa Trunyan akhirnya dilakukan melalui jalur lain melalui danau.
"Untuk Desa Trunyan, kami memberikan bantuan dengan menggunakan perahu melewati danau untuk mencapai desa tersebut, karena saat ini kondisi jalan masih terputus," jelas Eka.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya