Dampak Fenomena Gerhana Bulan, BMKG Prediksi 9 Daerah Terkena Rob
Merdeka.com - Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo mengungkap, ada 9 titik rob yang terprediksi akibat dampak pasang air laut pasca fenomena gerhana bulan merah atau superblood moon pada Rabu 26 Mei 2021.
"Yang berbarengan dengan fenomena ini ada potensi banjir rob di Indonesia, ada 11 wilayah," kata Eko saat dikonfirmasi, Kamis (27/5/2021).
Menurut Eko, ambang batas rob diprediksi bervariasi mulai dari 1 meter hingga hampir 3 meter. Selain itu, tipe pasang airnya pun juga berbeda di tiap titik lokasinya.
"Beda-beda semua," jelas dia.
Berikut data 9 titik ambang batas rob di Indonesia, menurut data yang disajikan BMKG:
1. Tanjung Priok: Tipe pasang campuran condong ke harian tunggal dengan ketinggian 120 cm
2. Tanjung Mas: Tipe pasang campuran condong ke harian ganda dengan ketinggian 105 cm.
3. Cilacap: Tipe pasang campuran condong ke harian ganda dengan ketinggian belum terkonfirmasi.
4. Tanjung Perak: Tipe pasang campuran condong ke harian ganda dengan ketinggian 290 cm
5. Benoa-Bali: Tipe pasang campuran condong ke harian tunggal dengan ketinggian belum terkonfirmasi.
6. Pontianak: Tipe pasang campuran condong ke harian tunggal dengan ketinggian 250 cm.
7. Makassar: Tipe pasang campuran condong ke harian tunggal dengan ketinggian 130 cm.
8. Belawan: Tipe pasang campuran condong ke harian ganda dengan ketinggian 250 cm.
9. Biak: Tipe pasang campuran condong ke harian ganda dengan ketinggian 140 cm di perairan utara dan 170 cm di perairan selatan.
Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya