Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dahlan: Saya kanker hati, Endang kanker paru

Dahlan: Saya kanker hati, Endang kanker paru -

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengatakan, Menteri Kesehatan nonaktif Endang Rahayu Sedyaningsih sudah berjuang melawan penyakitnya kanker paru-paru. Tetapi takdir berkehendak lain, Menteri Endang akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pukul 11.41 WIB.

"Sebagai seorang peneliti yang tangguh, beliau tahu ke mana akhirnya penyakitnya itu dan apa saja akibatnya. Karena itu, beliau memilih memanfaatkan sisa hidupnya dengan mengabdi lebih serius," kata Dahlan lewat BlackBerry messenger kepada merdeka.com, Rabu (2/5).

Dahlan menjelaskan, Endang sudah koma sejak kemarin. Semua anak Endang baik di Amerika Serikat dan di Swiss langsung diminta pulang.

"Anaknya yang di AS sudah tiba dan tadi malam ikut menunggu ibunya. Hari ini anaknya yang di Jenewa, Swiss baru akan tiba pukul 14.00 WIB. Sehingga keluarga mengira Bu Endang masih menunggu kedatangan anaknya itu. Ternyata beliau wafat dua jam sebelum jadwal kedatangan putranya," jelas Endang.

Dahlan menambahkan, mendengar kondisi Endang terus turun, semalam langsung menjenguk koleganya di kabinet. "Tadi malam saya menjenguk beliau sebagai sesama penderita kanker. Saya kanker hati beliau kanker paru," imbuhnya.

Menurut Dahlan, Menteri Endang sudah melakukan berbagai upaya untuk menyembuhkan penyakit kankernya tersebut. Karena kanker sudah menyebar, nyawa Endang tidak tertolong.

"Beliau menggunakan berbagai upaya termasuk yang sudah paling modern. Kanker parunya sendiri berhasil diobati sampai bersih namun karena kanker beliau sudah menyebar ke tulang, lebih sulit mengatasinya. Apalagi belakangan juga menyebar ke hati," jelas Dahlan. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP