Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dahlan Iskan: Saya ini siapa, kok berharap kepada negara

Dahlan Iskan: Saya ini siapa, kok berharap kepada negara Dahlan Iskan. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, diperiksa terkait kasus mobil listrik di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Pemeriksaan kali ini berlangsung lebih kurang empat jam lebih.

Ketua Tim Penyidik Kejagung untuk kasus mobil listrik, Victor Antonius, mengatakan ada 38 pertanyaan yang diajukan pihaknya.

"Dia (Dahlan Iskan) diperiksa sebagai saksi dalam proyek mobil listrik yang dikerjakan saat menjadi Menteri BUMN," terang Victor Antonius, Kamis (3/11).

Sementara, Dahlan Iskan enggan bicara panjang lebar soal pemeriksaannya hari ini. "Tanya sama kejaksaan saja," ucapnya.

Saat disinggung, apakah nanti akan mencari perlindungan kepada pemerintah. Mantan Direktur Utama PLN ini menjawab dengan santai dan sambil tersenyum pada wartawan. "Saya ini siapa, kok berharap kepada negara," pungkasnya.

Sekedar diketahui, kasus mobil listrik membawa nama Dahlan sejak tahun lalu. Proyek mobil listrik dikerjakan, saat Dahlan Iskan menjabat sebagai Menteri BUMN era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ada 16 unit mobil listrik disiapkan untuk dipamerkan di Konferensi APEC di Bali tahun 2013 lalu.

Dananya, dari beberapa perusahaan BUMN (dana PKBL). Ternyata proyek tersebut gagal, menyebabkan negara mengalami kerugian sekitar Rp 32 miliar. Kejaksaan Agung kemudian menangani kasus ini, dan sudah menahan dua orang yakni pembuat mobil listrik, Dasep Ahmadi, dan Kepala Bidang Kemitraan Bina Lingkungan BUMN, Agus Suherman. Dari dua pesakitan itu penyidik mengembangkannya ke Dahlan.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP