Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Daging sapi diduga berformalin beredar di Depok

Daging sapi diduga berformalin beredar di Depok Ilustrasi Daging Sapi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Makanan yang dijual di sejumlah pasar di Depok diketahui mengandung formalin. Hal itu diketahui setelah Tim Pengawasan dan Pengendalian Makanan-Minuman Pemkot Depok melakukan sidak di dua pasar tradisional di Depok, hari ini.

Makanan yang mengandung formalin misalnya daging sapi, udang dan tahu yang dijual di Pasar Agung. Sedangkan di Pasar Musi ditemukan usus ayam, tongkol, tahu kulit dan tahu putih mengandung zat formalin.

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Pemkot Depok Dwi Rachma mengatakan, akan memberikan teguran pada pedagang yang menggunakan formalin. Bahkan bila terbukti ditemukan unsur pidana akan diserahkan kepada polisi untuk ditindaklanjuti.

"Harus ada kerjasama dengan kepolisian. Kalau memenuhi unsur pidana, pelaku bisa terancam kurungan penjara tiga bulan atau denda Rp 300 juta," kata Dwi, Selasa (29/12).

Dwi mengatakan, rata-rata pedagang mengaku tidak tahu kalau barang dagangannya mengandung formalin. Para pedagang itu beralasan hanya menerima barang yang siap edar dari distributor sehingga tidak mengetahui bila barang dagangannya yang dikirimnya mengandung formalin.

"Asal-usul barang dagangannya pun diakui berasal dari luar Depok," kata Dwi.

Untuk daging sapi berformalin, kata dia, baru ditemukan kali ini. Diduga, pencampuran dengan formalin ditujukan untuk menjaga ketahanan daging sapi agar lebih awet.

"Saya baru lihat sekarang. Sementara menurut pengakuan pedagang sapi, dia sendiri tidak tahu menahu," tandasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP