Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Daftar teror ke Novel Baswedan dan penyidik KPK lainnya

Daftar teror ke Novel Baswedan dan penyidik KPK lainnya Novel Baswedan. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Beragam protes disuarakan berbagai elemen masyarakat usai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tak dikenal seusai salat subuh. Wadah Pegawai KPK pun menyuarakan hal yang sama.

Salah satu anggota Wadah Pegawai KPK, Aulia Posteria menuturkan kejadian yang menimpa Novel tidak hanya kali ini saja. Kasatgas e-KTP itu juga sempat ditabrak oleh mobil oleh orang tak dikenal.

"Teror tersebut bukanlah pertama kalinya menimpa pegawai KPK. Pada tahun 2016, Novel Baswedan ditabrak secara sengaja dengan mobil oleh orang yang tidak dikenal," ujar Aulia, Selasa (11/4).

Tidak hanya Novel, teror juga sempat mengintai penyidik KPK lainnya, Afif. Saat itu, kata Aulia, mobil Afif dirusak dengan air keras.

"Tahun sebelumnya saudara Afif, salah seorang penyidik KPK, mengalami teror berupa ancaman bom dan perusakan mobil miliknya dengan air keras," imbuhnya.

Banyaknya teror yang menimpa penyidik KPK menurut Aulia indikasi belum optimalnya pengamanan terhadap ujung tombak lembaga anti rasuah tersebut. Padahal, imbuh Aulia, saat ini KPK sedang menangani beragam kasus korupsi ataupun tindak pidana suap yang cukup besar.

"Hal tersebut menunjukan bahwa pengamanan terhadap ancaman teror belum secara optimal dilakukan. Terlebih saat ini KPK sedang menangani berbagai kasus yang diduga melibatkan pihak-pihak yang mempunyai posisi strategis," pungkasnya.

Seperti diketahui, Novel sedang menangani kasus mega korupsi e-KTP senilai triliunan. Korupsi e-KTP ini menyangkut sejumlah nama besar pejabat Indonesia. Seperti Setya Novanto, Anas Urbaningrum, Ganjar Pranowo, Andi Narogong, Gamawan Fauzi dan sejumlah nama lainnya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP