Curi kotak amal masjid, pemabuk dihajar warga
Merdeka.com - Jauh-jauh datang dari Blora, Jawa Tengah ke Sidoarjo, Jawa Timur, Achmad Sayudi (27) hanya untuk mencuri kotak amal masjid. Terlebih lagi perbuatan tersebut dia lakukan di bulan Ramadan. Warga Desa Jepanrejo, Blora itu, menjadi bulan-bulanan warga setempat.
Kejadian itu bermula ketika takmir Masjid Darussalam Desa Gagang Panjang, Tanggulangin, Sidoarjo, Misnan mengamati gerak-gerik pelaku yang mencurigakan.
Mulanya Misnan hanya menduga pelaku dalam kondisi teler sehabis minum minuman keras (miras). Hal itu terlihat, ketika pelaku berjalan sempoyongan dan terjatuh saat memarkir kendaraannya.
Saat hendak menjalankan aksinya, pelaku berjalan berputar-putar di sekitar masjid. Melihat situasi sepi, pelaku masuk ke area masjid. Namun, dia tidak tahu kalau gerak-geriknya sudah diamati Misnan dari dalam masjid.
Selanjutnya, pelaku mengangkat kotak amal yang berada di sudut masjid. Tak ingin kecolongan, Misnan lansung mendatangi pelaku dan menegurnya. Pelaku gugup dan langsung kabur dengan kendaraannya.
Sayang, karena banyak warga yang akhirnya mengetahui aksi pelaku, karena diteriaki maling oleh Misnan. Warga pun langsung mengepung dan menutup jalan keluar masjid.
Setelah tertangkap, pelaku menjadi samsak hidup warga yang emosinya sudah tidak terkendali. Bahkan, motor pelaku sempat dibakar.
Kapolsek Tanggulangin, Kompol Sartono ketika dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut. Bahkan, kata dia, pelaku sempat dibawa ke RS Pusdik Porong karena mengeluhkan kepalanya yang sakit, akibat dihajar massa.
"Bukan hanya dihakimi saja, motor pelaku juga sempat dibakar oleh warga hingga hangus. Beruntung nyawa korban terselamatkan, setelah berhasil kami evakuasi dari amukan massa," terang dia.
Saat ini, lanjut dia, pelaku masih dalam perawatan dokter. "Untuk selanjutnya, tersangka akan kami bawa ke kantor untuk menjalani proses penyidikan," pungkas dia. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya