Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Curhat Ridwan Kamil ke DPR soal Bandung dikepung banjir

Curhat Ridwan Kamil ke DPR soal Bandung dikepung banjir Pertemuan Ketua DPR dan Ridwan Kamil. ©2016 Merdeka.com/Dokumentasi DPR

Merdeka.com - Musim penghujan tahun ini sepertinya menjadi hal yang akan diingat bagi sebagian warga Bandung, Jawa Barat. Bagaimana tidak, dalam kurun waktu satu bulan terakhir, yakni Oktober lalu, tercatat sudah dua kali sang Kota Kembang dikepung banjir.

Dimana di akhir Oktober lalu ruas Jalan Pasteur serta beberapa bangunan sekitarnya terendam air. Kemudian, pada Rabu, 9 Oktober giliran kawasan Pagarsih diserbu banjir. Yang tak disangka-sangka, kawasan Gedebage dimana notabenenya diyakini tak lagi banjir karena telah dibangun tol air, nyatanya tetap ada genangan tinggi.

Tak pelak, peristiwa tersebut pun membuat sang Wali Kota, Ridwan Kamil terbengong-bengong. Pria akrab disapa Emil ini menjelaskan bahwa Pemkot Bandung selama ini bekerja untuk mengentaskan masalah klasik tersebut.

"Kita tidak terlalu paham secara ilmiah karena berbulan-bulan juga kan enggak banjir di sana. Tapi pas kemarin ada situasi yang menyebabkan itu. Tentunya sebagai Pemerintah Kota saya bertanggung jawab," ujar Emil, Selasa (25/10) lalu.

Emil kembali dibuat tercengang dengan banjir yang mengepung kawasan Pagarsih.

"Banjir di Pagarsih saya enggak ngerti karena sudah diperlebar gorong-gorongnya dua kali dua meter, itu pun dipasang dua. Setelah diperbaiki ternyata masih begitu juga," ungkapnya.

Emil menyebut, kawasan Pagarsih menjadi salah satu daerah prioritas penanganan banjir di Kota Bandung. Gorong-gorong di kawasan itu sempat diperbaiki dua tahun silam. Namun rupanya upaya yang dilakukan masih belum membuahkan hasil. (mdk/rhm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP