Curah Hujan Tinggi, Makassar Dikepung Banjir
Merdeka.com - Curah hujan tinggi melanda sejumlah daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) sejak Sabtu (4/12). Akibatnya beberapa wilayah dilaporkan terdampak banjir.
Kepala Badan Save and Rescue Nasional (Basarnas) Sulsel Djunaidi mengatakan, curah hujan tinggi dan durasi lama menyebabkan sejumlah sungai meluap. "Pos SAR Bone, Parepare, Barru, Makassar, dan Gowa terdampak banjir akibat curah hujan cukup tinggi," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Selasa (7/12).
Djunaidi mengaku pihaknya sudah menyebar seluruh personel SAR untuk membantu evakuasi terhadap warga terjebak banjir. "Seluruh Tim Rescuer Basarnas sudah kami terjunkan ke lokasi yang dilaporkan terdampak untuk membantu evakuasi," ucapnya.
Untuk di wilayah Makassar, kata Djunaidi, ada empat kecamatan yang terdampak parah bencana banjir. Empat kecamatan tersebut yakni Biringkanaya, Manggala, Tamalanrea, dan Panakkukang.
"Kita terjunkan semua tim sejak kemarin hingga hari ini untuk evakuasi di wilayah Makassar dan Gowa," urainya.
Djunaidi mengaku hingga saat ini tim SAR gabungan terus bergerak untuk mengevakuasi warga. Ia mengimbau warga terdampak banjir untuk segera mengungsi dan menyelamatkan barang berharga ke tempat lebih aman.
"Kami imbau masyarakat agar bisa segera mengevakuasi diri sebelum air terlampau tinggi sehingga bisa membantu Tim SAR di lapangan," ucapnya.
Hal senada disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar Hendra Hakamuddin. Berdasarkan laporan yang dia terima, empat kecamatan terdampak banjir akibat curah hujan tinggi.
"Kecamatan Manggala dan Biringkanaya yang paling terdampak (banjir). Proses evakuasi warga masih terus dilakukan," ujarnya singkat.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya