Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cuma Dirut Pelindo II, Lino dinilai tak pantas ancam Jokowi

Cuma Dirut Pelindo II, Lino dinilai tak pantas ancam Jokowi Dirut Pelindo II RJ Lino. ©2015 Merdeka.com/muchlisa

Merdeka.com - Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP JICT) mengecam sikap Dirut Pelindo II RJ Lino yang mengultimatum Presiden Jokowi untuk segera membereskan masalah penggeledahan yang dilakukan petugas Bareskrim Polri terhadap kantor dan ruang Dirut Pelindo II, Jumat (28/8). Lino dinilai hanya seorang direktur BUMN karenanya tak pantas mengancam Presiden Jokowi.

"SP JICT mengecam sikap Lino yang mengultimatum Presiden Jokowi untuk membereskan masalah terkait penggerebekan di Pelindo II. SP JICT prihatin Lino bisa mengancam Presiden. Lino hanya Direktur BUMN dan tidak sepantasnya dia berkata hal demikian dengan alasan apapun," kata kuasa hukum SP JICT, Malik Bawazir, Sabtu (29/8).

"SP JICT tidak pernah mengadukan Dirut Pelindo II RJ Lino ke Bareskrim. SP menyayangkan tuduhan yang sembarangan dilayangkan Lino kepada SP JICT," sambungnya.

Menurut pandangan SP JICT, saat ini operasional JICT berjalan baik dan tidak terganggu dengan masalah Pelindo II.

"SP JICT berharap pemerintah dan jajaran kepolisian juga dapat menuntaskan masalah kisruh perpanjangan konsesi yang melanggar UU dan melibatkan asing Hutchison Port Holdings," katanya.

Pihaknya juga mengapresiasi langkah Bareskrim Polri dalam upaya penegakan hukum terkait kasus di Pelindo II. SP JICT berharap semua pihak terkait dapat membantu kerja aparat hukum agar masalah Pelindo II bisa diselesaikan cepat dan tidak mengganggu pelayanan bongkar muat. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP