Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cuaca mendung, warga Kupang melihat gerhana melalui proyektor

Cuaca mendung, warga Kupang melihat gerhana melalui proyektor Warga Kupang melihat gerhana. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Cuaca mendung membuat warga di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, tidak bisa menyaksikan langsung puncak gerhana matahari pada Rabu (9/2).

Meski demikian, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Kupang menyiapkan teropong pemantau yang disambungkan langsung ke proyektor. Hal itu untuk meredam kekecewaan warga.

Gerhana matahari sebagian yang terjadi di Kupang, muncul tepat pukul 07.07 WITA. Warga yang hendak memantau langsung fenomena alam tersebut mulai berkumpul sejak pukul 06.00.

Salah seorang warga yang memantau melalui proyektor mengaku, sangat bahagia karena bisa melihat fenomena alam yang terjadi ratusan tahun sekali ini. Bahkan mereka memboyong semua keluarga untuk bisa melihat fenomena langka itu.

"Walau kecewa dengan mendung yang terjadi, namun kami senang karena bisa lihat gerhana matahari melalui proyektor," kata Muslim.

Pekan lalu hingga Senin (7/3), cuaca di Kota Kupang cerah. Namun sejak Selasa (8/3), hujan turun hingga Rabu (9/3) dini hari tadi, sehingga munculnya gerhana matahari tidak begitu maksimal.

Kepala BMKG Kelas I Kupang, Hasanudin mengatakan, kota Kupang sebenarnya menjadi andalan BMKG karena tidak pernah terjadi hujan. Namun prediksi itu ternyata meleset.

"Meski demikian, gerhana matahari masih bisa terlihat dari kompleks Masjid Nurul Hidayah Kelapa Lima, dengan menyediakan sejumlah fasilitas, seperti dua buah teropong dan delapan kacamata serta display dengan menggunakan proyektor agar masyarakat bisa menyaksikan secara bersama," katanya.

Di wilayah NTT, gerhana yang teramati berupa gerhana matahari sebagian dengan magnitudo gerhana terentang antara 0,699 di sebelah selatan pulau Rote, hingga 0,799 di bagian utara pulau Flores.

Adapun kota dengan magnitudo terbesar adalah Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, dengan magnitudo 0,793. Secara umum, gerhana di NTT dimulai pada pukul 07.27 China.

Puncak gerhana terjadi pada pukul 08.35 China dan berakhir pada 09.51 China. Durasi gerhana yang teramati di NTT rata-rata adalah 2 jam 27 menit dengan durasi terlama di Kota Kalabahi, Kabupaten Alor, yaitu 2 jam 31 menit 35,8 detik.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP