Cuaca di Arab Saudi ekstrem, jemaah haji diminta waspada
Merdeka.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) meminta jemaah calon haji (calhaj) Embarkasi Solo agar mewaspadai kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi. Apalagi sebagian besar atau 60 persen jemaah Embarkasi Solo merupakan jemaah beresiko tinggi (Risti).
Kasi Kesehatan Jemaah PPIH Embarkasi Solo, Arqu Aminuzzab mengatakan, saat ini suhu di Madinah mencapai 45 derajat sedangkan di Makkah lebih tinggi hingga mencapai 47 derajat.
"Kewaspadaan harus diperhatikan jemaah calhaj dari Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu. Ini menjadi salah satu ancaman bagi jemaah. Suhu di Arab Saudi saat ini naik terus," ujar Arqu saat ditemui di Poliklinik Asrama Haji Donohudan Selasa (1/9).
Koordinator Pemantauan Penyakit Dinkes Provinsi Jateng, Sarno Dwiantoro menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari petugas di Tanah Suci, saat ini suhu di Madinah sudah 43-45 derajat, sementara di Makkah mencapai 45-47 derajat.
"Besar kemungkinan suhu di sana akan terus mengalami kenaikan. Kami sarankan, jemaah minum satu gelas per jam. Jangan lupa multivitamin sebagai pelengkap," ucapnya.
Dia menuturkan, suhu di tanah suci saat malam bisa terlalu dingin dan siang juga terlalu panas.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya