Cuaca buruk, antrean truk di Pelabuhan Merak 2 km
Merdeka.com - Antrean truk di Pelabuhan Merak malam ini mencapai dua kilometer hingga Cikuasa Atas, Cilegon, Minggu (11/3). Antrean terjadi karena cuaca buruk di perairan Selat Sunda.
"Sehingga kapal Roro yang melayani penyeberangan Merak-Bakauheni mengalami hambatan berlayar maupun bersandar di dermaga," kata Pelaksana harian (plh) Manager Operasional PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Ferry Merak, Didi Juliansyah.
Dia mengatakan selama ini selalu terjadi antrean truk karena pelayaran Merak-Bakauheni belum optimal akibat cuaca buruk di perairan setempat.
Menurut dia, dalam tiga hari terakhir gelombang laut sangat tinggi disertai angin kencang melanda perairan Selat Sunda.
Biasanya, kata dia, trip pelayaran 90 sampai 95 per hari, namun kini di bawah 50 trip.
"Kami belum bisa mengatasi antrean panjang akibat faktor cuaca buruk berakhir karena diperkirakan tinggi gelombang di pesisir Merak mencapai 2,5 meter dengan kecepatan angin di atas 30 kilometer per jam," katanya.
Menurut dia, faktor utama penyebab terjadinya antrean kendaraan truk adalah cuaca buruk. Bahkan, dini hari tadi kapal Roro kesulitan bersandar di dermaga Merak.
Selama ini kapal yang berlayar kesulitan karena dihadang gelombang yang tinggi disertai angin kencang. Selain itu juga jarak pandang antara empat sampai delapan kilometer.
"Kami memohon maaf kepada pengemudi truk yang mengalami antrean itu," katanya. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya