Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Survei CSIS: Kinerja Kemenko Perekonomian dinilai paling buruk

Survei CSIS: Kinerja Kemenko Perekonomian dinilai paling buruk Gedung Kementerian Perekonomian. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Tak hanya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, kinerja kementerian koordinator (kemenko) juga turut disorot oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS). Dari empat kemenko, publik menyatakan tidak puas terhadap kinerja Kemenko Perekonomian.

Dalam survei yang dilakukan CSIS, Minggu (25/10), publik yang menyatakan tidak puas terhadap kinerja kementerian di bawah Darmin Nasution itu mencapai 71 persen. Hanya 26,6 persen yang menyatakan puas dan 2,4 tidak tahu.

Ketidakpuasan juga terjadi terhadap kinerja Kemenko Politik, Hukum dan Keamanan, di mana 52,7 persen menyatakan tidak puas atas kinerja kementerian yang dipimpin Luhut Binsar Panjaitan itu. Sedangkan 48,2 persen menyatakan puas, dan 4,6 persen tidak tahu.

Sementara itu, mayoritas publik menyatakan puas atas kinerja Kementeria Maritim yang kini dipegang oleh Rizal Ramli. Kementerian ini mendapatkan respon positif dari 61,3 persen responden, dan hanya 32,2 persen yang menyatakan tidak puas dan sisanya 6,5 tidak tahu.

Yang cukup mengejutkan terjadi pada kinerja Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang dipimpin Puan Maharani. Sebanyak 50 Persen responden mengatakan puas, sedangkan 45,6 persen berkata tidak puas, dan hanya 4,5 persen tidak tahu.

Survei ini dilakukan terhadap 1.183 responden di 34 provinsi di Indonesia yang dipilih secara acak atau prabability sampling dengan menggunakan penarikan secara multi-stage random sampling. Survei dilakukan sejak 14-21 Oktober 2015 dengan margin of errorlebih kurang 2,85 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP