Covid 19 Naik, Kota Bekasi Tidak Tambah Sekolah Belajar Tatap Muka
Merdeka.com - Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Jawa Barat tidak akan menambah jumlah sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka. Pasalnya, kasus Covid 19 di wilayah tersebut sedang mengalami peningkatan.
"Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bekasi, usai lebaran tidak ada penambahan atau perluasan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah dalam keterangannya, Jumat (28/5).
Ia mengatakan, sekolah yang telah menggelar kegiatan belajar tatap muka secara terbatas mencapai 262, terdiri dari sekolah dasar dan menengah pertama baik negeri maupun swasta.
"Kami lebih fokus terhadap pengetatan pengawasan terkait penerapan prokes di sekolah yang sudah diizinkan," kata Inay.
Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengungkap bahwa kasus Covid 19 di wilayahnya sedang meningkat pascalibur lebaran 2021. Pemerintah sedang mengidentifikasi sumber penularannya.
Berdasarkan hasil evaluasi, kata dia, peningkatan kasus mencapai 2,12 persen. Alhasil, okupansi keterisian tempat tidur juga mengalami peningkatan dari 15 persen menjadi 20 persen.
Dilansir dari situs corona.bekasikota.go.id, jumlah kasus secara kumulatif di Kota Bekasi telah mencapai 43.851, dimana kasus aktif sekarang ada 368. Dalam situs ini, sehari jumlah kasus baru sebanyak 171. Adapun pasien sembuh 42.927 dan pasien meninggal dunia 556.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya