Coba kabur, pembobol ATM di Madiun ditembak polisi
Merdeka.com - Petugas Satuan Reskrim Polres Madiun, Jawa Timur menembak kaki Srh (36), pelaku pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Pelaku yang berasal dari Tenggawas, Provinsi Lampung ini, ditembak karena berusaha kabur saat polisi hendak melakukan olah TKP.
"Tersangka terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur saat dibawa ke lokasi kejadian, yaitu di sebuah mesin ATM di wilayah Mejayan, Caruban, Kabupaten Madiun. Tersangka ditangkap di Purwakarta, Jawa Barat, setelah polisi melakukan penyelidikan dan pengejaran," ujar AKP M Lutfi dikutip Antara, Jumat (20/3).
Sebelumnya dari penangkapan tersebut, polisi menyita uang tunai, satu kotak korek api, dan gunting kuku. Adapun korek api dan gunting kuku digunakan pelaku untuk beraksi. Pelaku menggunakan korek sebagai pengganjal lubang ATM, sehingga membuat kartu tidak dapat keluar.
Kepada polisi, Srh mengaku telah membobol ATM sejak enam bulan lalu bersama tiga teman lainnya yang masih buron. Masing-masing berperan sebagai pengganjal mesin ATM lalu pura-pura membantu korban, sementara lainnya bertugas mengawasi pin korban.
"Setelah korban pergi, para tersangka dengan leluasa mengambil uang korban. Total uang yang berhasil disikat selama ini mencapai sekitar Rp 20 juta," terang Lutfi.
Polisi masih mengembangkan kasus dan sindikat pembobolan ATM yang diduga berasal dari sindikat Lampung, Banten dan Tangerang. Sindikat ini diperkirakan berjumlah sebelas orang, dan baru satu yang tertangkap. (mdk/rep)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya