China resmi bantu cari AirAsia, kirim 2 kapal dan pesawat
Merdeka.com - Sejumlah negara sahabat turut serta membantu pencarian hilangnya pesawat AirAsia QZ 8501 yang hilang di sekitar perairan Belitung. Selain Korea Selatan, Singapura, Australia dan Malaysia, kini giliran China akan membantu operasi pencarian pesawat berpenumpang 155 orang itu.
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) FHB Soelistyo mengatakan pihaknya mendapatkan tawaran bantuan dari negara komunis tersebut. Basarnas sudah mengonfirmasi ke Kementerian Luar Negeri untuk proses perizinan antar negara.
"Jadi, Tiongkok (China) meminta untuk membantu kita tadi malam. Saya confirm ke Menlu dan kami jawab kita butuh," kata Soelistyo di kantor Basarnas Jakarta, Selasa (30/12).
Soelistyo menambahkan, negeri tirai bambu itu rencananya akan memberi bantuan dua pesawat dan dan dua kapal. "Rencananya dua pesawat dan dua kapal," katanya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan pihaknya telah memberikan izin 4 negara asing yang ingin membantu proses pencarian tersebut. Keempat negara asing yang mendapat izin ialah Malaysia, Australia, Singapura dan Korea Selatan.
"Ksmi terima Tawaran bantuan dari Australia 2 pesawat PC3 Orient yang perizinannnya dua duanya sudah kami berikan pagi ini. Malaysia ada 3 kapal SAR perizinannya sudah kami berikan kemarin malam hari. Dan ketiga kapal tersebut mulai masuk hari ini. Malaysia juga ada tawaran bantuan pesawat SAR C130 perizinannya sudah diberikan pagi ini dan sudah diberikan pagi ini," katanya.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya