Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Chairul Tanjung akan bagi royalti \'penulis hantu\'

Chairul Tanjung akan bagi royalti \'penulis hantu\' buku chairul tandjung. ©2012 Merdeka.com/djokopoerwanto

Merdeka.com - Chairul Tanjung (CT) mengaku sudah mengetahui bila buku biografinya heboh di dunia maya karena pengakuan seorang 'penulis hantu' yang mengaku bernama Inu Febiana. Menurut Bos CT Grup ini, polemik bukunya hanya sebatas hak royalti. CT pun berjanji akan memberikan royalti kepada Inu Febiana.

"Sebenarnya masalah ini hanya masalah royalti. Nah saya sendiri belum terima dari Kompas Gramedia (royalti), nanti kalau sudah terima bisalah dibagi-bagi, tetapi sekarang sekarang belum terima, apa yang mau dibagi?" ujar CT saat saat signing book di Gramedia, Grand Indonesia, Jakarta, Senin (2/7).

CT juga sudah meminta penulis bukunya yakni wartawan Kompas Tjahja Gunawan Diredja untuk bertemu dengan Inu. "Tadi pagi saya minta mas Tjahja menemui yang bersangkutan untuk menjelaskan dan menyelesaikan secara baik-baik," terangnya.

Salah satu orang terkaya di Indonesia mengaku bahwa dirinya tidak mengenal Inu. Namun 'penulis hantu' tersebut sudah mengirim email kepadanya.

"Di buku itu sudah ditulis nama dia. Sudah diucapkan terimakasih juga karena sudah membantu dalam proses penulisan, namanya sudah ada dalam buku itu," terangnya.

Sebelumnya, dalam akun Twitter-nya, Inu mengaku sebagai ghost writer (penulis hantu) buku biografi CT. Secara panjang lebar, Inu menceritakan awal mula menerima order buku tersebut. Hingga akhirnya, atas permintaan sang ibu, Inu meminta kepada wartawan Kompas, Tjahja Gunawan Diredja agar namanya dimasukkan dalam buku tersebut sebagai asisten penulis. Permintaan Inu pun dikabulkan oleh Tjahja, atas persetujuan Chairul Tanjung.

"Ini bukan tentang uang saja, bukan. Tapi 'perintah' ibu yg gw sampaikan dan penghormatan gw yg sama sekali dianggap gak ada #bukuCT," demikian tulis Inu dalam akun Twitter-nya, Minggu (1/7).

Inu menulis panjang lebar tentang keluh kesahnya, hingga lebih dari 80 tweet. Intinya, dia tidak menyalahkan Chairul Tanjung, melainkan menyayangkan Tjahja yang dianggap tidak transparan.

"Hingga siang tadi teman menawarkan mediasi, jawab gw simple, "gw takut gabisa nahan maen fisik, takut" #bukuCT," tulis Inu lagi. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP