CFD Bandung sarang copet, ponsel wartawan turut diambil
Merdeka.com - Nahas menimpa Tri Ispranoto (25). Niat hati ingin melepas penat dengan datang ke kawasan hari bebas kendaraan (Car Free Day/CFD), Dago, Kota Bandung, justru musibah menimpanya.
Wartawan media online nasional ini kehilangan sebuah ponsel Sony Xperia Z5 Premium miliknya. Hal itu terjadi di kawasan CFD.
Tri datang ke CFD Dago bersama rekannya, Minggu (22/5) pagi, dengan bersepeda. Bertolak dari kediamannya di kawasan Wastu Kencana, Kota Bandung, Tri sempat menghubungi temannya yang lain buat bertemu di satu titik area CFD sekitar pukul 08.00 WIB.
Singkat cerita, Tri menyimpan ponsel itu di tas pinggang dalam perjalanan. Sampai bertemu di satu titik CFD dengan temannya, Tri tidak lagi mengeluarkan ponsel itu. Dia lantas bersepeda santai. Setelah selesai dan dalam perjalanan pulang, dia tiba di kawasan Jalan Ganeca (ITB) Bandung. Saat diperiksa, ponselnya sudah raib.
"Pas sampai ke daerah ITB saya baru cek HP. Ternyata tas pinggang saya sudah terbuka dan HP yang Sony hilang," kata Tri.
Tri pun berusaha menenangkan diri dan meyakinkan kembali ponselnya ada di dalam tas pinggang. "Saya sempat cek pakai aplikasi dan coba telepon HP saya, tapi ternyata sudah dalam kondisi mati. Padahal terakhir baterai masih di atas 70 persen," ujar Tri.
Usai kejadian, Tri bersama temannya langsung menuju Polsekta Coblong, Kota Bandung, melaporkan kejadian itu. Akibat kejadian ini, Tri merugi hingga Rp 12 juta.
Saat melapor, Tri diberi tahu anggota Polsek Coblong kejadian menimpanya bukanlah kali pertama. Saban minggu, laporan kehilangan kerap terjadi.
"Ternyata ini kejadian bukan yang pertama kali. Teman saya juga pernah kehilangan di tempat yang sama. Saya tanya ke pak polisi pas buat surat kehilangan juga katanya sering, bahkan bisa seminggu sekali," tutup pria berbadan tambun itu.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya