Cerita Saldi Isra soal doktrin Mahfud MD dan jas bekas saat dilantik
Merdeka.com - Setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Saldi Isra langsung disambut di gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (11/4). Acara penyambutan dihadiri oleh semua hakim MK dan beberapa pejabat lainnya.
Dalam acara tersebut, Saldi mengucapkan terima kasih kepada Mahfud MD yang selama ini telah memberikan dia dorongan untuk menjadi hakim konstitusi.

"Sebetulnya Pak Mahfud itu seperti makan obat ke saya. Menelefon ketika saya masih dalam proses berpikir menjadi hakim konstitusi. Pagi, siang, sore telepon. Apalagi kami sering berkumpul di panitia seleksi calon penasehat KPK," kata Saldi, Selasa (11/4).
Saldi mengungkapkan, Mahfud telah mendoktrinnya agar mau menjadi hakim MK. "Pak Mahfud mendoktrin saya habis-habisan supaya jangan menolak tantangan yang ada di depan mata," ujar Saldi.
Sampai proses pelantikan oleh Presiden, Saldi mengatakan semuanya berlangsung sangat cepat. Dia bahkan baru mendapat dukungan dari anak sulungnya sekitar tiga hari sebelum berangkat ke Jakarta.

"Ini darurat, bisa kita bayangkan, ini jas yang saya pakai adalah jas bekas sidang terbuka tahun 2009 lalu, jasnya, celananya, baju putihnya juga. Yang agak baru cuma sepatunya," ungkap Saldi.
Persiapan yang singkat tersebut dilakukan karena informasi yang dia dapat juga mendadak sehingga tidak memungkinkan melakukan lebih banyak lagi persiapan.
"Pengumuman formalnya baru dilakukan kemarin, jadi saya dihubungi Kamis untuk siap-siap dilantik jadi hakim konstitusi dan tidak bisa melakukan apa-apa lagi," ucap Saldi.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya