Cerita Rais Syuriyah PBNU Usai Divaksinasi Covid-19
Merdeka.com - Rais Syuriyah PBNU, KH Ahmad Ishomuddin mendapatkan kesempatan divaksinasi Covid-19 pertama kali di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/1). Dia menceritakan pengalamannya setelah 30 menit divaksinasi.
"Tidak ada keluhan apa-apa, setelah divaksinasi saya tidak merasakan apa-apa, tidak merasa sakit ketika divaksinasi. Setelah divaksinasi saya juga merasa biasa-biasa saja," katanya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (13/1).
Dia menuturkan seluruh masyarakat harus menyukseskan program vaksinisasi tersebut. Sebab hal tersebut dilakukan untuk melindungi setiap warga negara RI agar tetap sehat.
"Saya kira bila pandemi ini teratasi maka dampak-dampak buruknya seperti kesulitan ekonomi dengan sendirinya akan pulih sebagaimana semula. Mudah-mudahan ini adalah awal yang baik sebagai sebuah ikhtiar mengatasi problem, bukan hanya bangsa Indonesia tetapi diseluruh dunia," ungkapnya.
Sebelumnya diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan vaksinasi covid-19 perdana di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Tidak hanya Jokowi terdapat beberapa tokoh lain jadi perwakilan mulai dari menteri kesehatan hingga pedagang pasar.
Dalam rincian penerima vaksin terdiri dari 3 sesi. Jokowi hingga Raffi Ahmad berada pada sesi pertama. Kemudian pada sesi kedua, terdapat Menkes Budi Gunadi Sadikin hingga para tokoh agama.
Setelah itu disesi ketiga terdapat kepala BPOM Penny Kusumastuti, hingga pedagang, Narti. Diketahui Jokowi hingga pukul 10.13 proses pemberian vaksinasi masih berlangsung.
Berikut daftar penerima vaksin Covid-19 perdana:
Sesi 1
1. Presiden Joko Widodo
2. dr. Daeng M. Faqih (Ketua IDI)
3. Dr. H. Amiesyah Tambunan (Sekjen MUI/Muhammadiyah)
4. Kiai Ishom PP NU
5. Panglima TNI
6. Kapolri
7. Rafi Ahmad (Perwakilan Anak Muda)
Sesi 2
1. Budi G. Sadikin (Menkes)
2. Prof Dr Unifah Risyidi (PGRI)
3. Ronal Tapilatu (PGI)
4. Agustinus Heri (KWI)
5. I Nyoman Suarthanu (PHDI)
6. Partono Bhikkhu N. M (Permabudhi)
7. Peter Lesmana (Matakin)
Sesi 3
1. Penny Kusumastuti Kepala BPOM
2. Rosan Perkasa (Perewakilan Pengusaha)
3. Ade Zubaedah, Sekjen Ikatan Bidan Indonesia
4. Nur Fauzah ( Perawat)
5. Lusy Noviani (Apoteker)
6. Agustini Setiyorini (Buruh)
7. Ibu Narti (Pedagang)
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya