Cerita Novi Amalia yang selalu melawan polisi
Merdeka.com - Novi Amalia, model seksi yang sempat mengemudi dalam keadaan setengah telanjang kembali berurusan dengan polisi. Novi digelandang ke kantor polisi karena mengamuk dan hendak membuka pakaiannya di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.
Untuk proses pemeriksaan, Novi mesti menjalani tes urine dan darah di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO). Entah masih dalam pengaruh narkoba atau tidak, Novi menolak dan melawan polisi saat akan dilakukan upaya itu. Akhirnya, Novi dilarikan ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta.
"Kami sudah koordinasi dengan BNN, dan rencananya diperiksa untuk pengambilan darah dan urine. Namun, ternyata tidak bisa karena yang bersangkutan melakukan perlawanan dan berontak, dan sudah diluncurkan dari BNN ke RSKO," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di kantornya, Jakarta, Selasa (2/7)
RSKO itu dipilih karena data-data medis Novi masih tercatat di rumah sakit di Cibubur, Jakarta Timur itu.
"Dan file-file-nya serta berkas-berkasnya pun masih ada di sana sehingga berkompeten untuk ditangani di sana, dan agar tidak terganggu kesehatan dan psikisnya," ujar Rikwanto.
Di RSKO, Rikwanto berharap, Novi bisa diperiksa darah dan urinenya. Hal ini untuk mengetahui apa yang membuatnya berperilaku tidak normal saat di Mampang.
Novi juga pernah melawan petugas ketika akan ditangkap setelah menabrak tujuh orang termasuk polisi di Taman Sari, Jakarta Barat, tahun lalu.
Akibat perlawanan tersebut, ada beberapa luka di tubuh Novi. Dari hasil pemeriksaan fisik pada tubuh Novi didapat luka memar di tangan dan kaki dia.
"Kita akan rilis fotonya, dan hari ini kondisinya masih lemas. Ada luka memar di tangan dan di kaki, mungkin karena melawan saat mau diamankan petugas," papar Chris Sam Siwu, pengacara Novi saat itu. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya