Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita napi Rutan Pondok Bambu kreatif hasilkan produk kerajinan

Cerita napi Rutan Pondok Bambu kreatif hasilkan produk kerajinan Warga binaan Rutan Pondok Bambu hasilkan kerajinan tangan. ©2016 Merdeka.com/ronauli

Merdeka.com - Rara (25), warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Wanita Pondok Bambu gembira atas adanya pelatihan bimbingan dalam berkreasi di dalam rutan tersebut. Warga binaan dibimbing berkreasi di bidang seni seperti membuat suatu produk berbahan manik-manik, jahit menjahit, membuat jenis kue-kue ringan, dan lain-lain.

"Kami dilatih berkreasi menghasilkan suatu produk, seperti membuat kotak tisu, gantungan kunci, boneka, dan lain-lain. Kegiatan ini cukup baik. Jadi kami lebih semangat. Dari kita berkreasi, jadi kita habiskan waktu luang tidak sia-sia," ucap Rara, di lokasi, Jumat (27/5).

Menurutnya, produk yang dihasilkan oleh warga binaan cukup banyak. Dua puluh buah produk berbahan dasar manik-manik dapat dihasilkan dalam satu hari.

warga binaan rutan pondok bambu hasilkan kerajinan tangan

Warga binaan Rutan Pondok Bambu hasilkan kerajinan tangan ©2016 Merdeka.com/ronauli

"Satu hari kita bisa menghasilkan produk sekitar dua puluh buah produk. Pemasaran produk ini kita tawarkan ke Lapas Pemasyarakatan, pemeran-pemeran, dan juga kita tawarkan ke keluarga binaan yang di sini. Dari hasil penjualan produk nanti kita serahkan ke negara dan kita juga dapat fee-nya," ucap Rara.

Sementara Hellen (35), warga binaan Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur, berkreasi di bidang kuliner, seperti membuat jenis-jenis kue ringan.

"Kita berkreasi juga ada yang di bidang kuliner. Produksi makanan ini biasanya untuk warga binaan, dan juga kita jual di masyarakat luar. Kita juga terima pesanan dari luar," ucap Hellen. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP