Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita miris bayi 8 bulan terkena ISPA karena asap kebakaran hutan

Cerita miris bayi 8 bulan terkena ISPA karena asap kebakaran hutan Cesya Kirana Ayujiwa bayi di Pekanbaru terkena ISPA. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi mengakibatkan sejumlah kota di Sumatera dan Riau diselimuti kabut asap. Bahkan, kabut asap juga sampai ke negeri tetangga, Singapura dan Malaysia.

Akibat kabut asap tersebut, banyak warga yang terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Mirisnya, salah satu korban adalah seorang bayi yang baru berusia delapan bulan.

Bayi bernama Cesya Kirana Ayujiwa akhirnya terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Anak Eria Bunda di Jalan Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajdi, Pekanbaru.

"Dokter di sini bilang anak saya positif kena ISPA, padahal anak saya enggak ada saya bawa keluar rumah sejak kabut asap ini," kata ayah Cesya, Chairul Hadi, saat berbincang dengan merdeka.com di RS Eria Bunda Pekanbaru, Sabtu (26/9).

Bayi malang itu terkena ISPA sejak Minggu (20/9) lalu. Saat itu Cesya mulai mengalami flu dan pilek. Sehari kemudian, Cesya mulai mengalami batuk-batuk ringan.

Akibat penyakit yang diderita anaknya, warga Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau, itu pun harus meliburkan diri dari pekerjaannya untuk membantu sang istri merawat Cesya.

"Pas hari Rabu (23/9) itu puncaknya. Anak saya mulai demam tinggi, batuk berdahak, hidungnya meler-meler ingusan, langsung kami bawa ke rumah sakit," kata Hadi. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP