Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita korban terpental dari KRL saat tabrakan di Stasiun Juanda

Cerita korban terpental dari KRL saat tabrakan di Stasiun Juanda Korban tabrakan kereta di Juanda. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Tabrakan 2 KRL di Stasiun Juanda sekitar pukul 15.30 WIB sore tadi, menyebabkan puluhan orang luka-luka. Sebagian korban yang dibawa ke RS Husada di Jalan Mangga Besar, Jakarta Pusat, langsung mendapat perawatan intensif.

Salah satu korban luka bernama Irvan (23), menceritakan perihal dirinya yang turut menjadi korban dalam tabrakan kereta tersebut. Dirinya mengaku, benturan akibat sundulan kereta yang menabrak gerbong belakang dari kereta yang baru dinaikinya tersebut cukup keras, hingga membuatnya terpental keluar gerbong kereta yang dinaikinya tersebut.

"Kereta yang saya naiki itu posisinya sedang berhenti di stasiun. Pas saya baru naik, sekitar jam 15.30 WIB, tiba-tiba kereta saya itu langsung disundul dari belakang, lumayan keras. Posisi saya ada di gerbong kedua dari belakang," ujar Irvan saat ditemui usai perawatan lukanya di RS Husada, Jalan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Rabu (23/9).

"Begitu saya baru masuk kereta, tiba-tiba ada benturan keras, dan saya sampai terlempar keluar kereta hingga membentur peron. Karena posisi saya dekat pintu," katanya menambahkan.

Irvan yang terlihat lemas di atas kursi roda dengan luka sobek di pelipis mata sebelah kiri dan mendapat 2 jahitan itu mengaku, sesaat usai kejadian, dirinya melihat banyaknya korban dengan luka yang lebih parah di dalam gerbong yang dinaikinya tersebut.

Namun dirinya mengaku bersyukur, karena luka yang tidak begitu parah tersebut, membuatnya langsung diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.

"Di sekeliling saya banyak korban yang lebih parah dari saya. Ada yang kepalanya bocor, bahkan ada yang sampai pingsan. Rata-rata para korban itu akibat benturan yang cukup keras saat di tabrak," ujar Irvan.

"Saya langsung boleh pulang karena lukanya enggak terlalu parah. Tapi akan segera dikasih obat dan nanti disuruh cek lagi ke dokter jika ada keluhan," pungkasnya.

Diketahui, berdasarkan keterangan dari pihak RS Husada, ada 23 korban luka yang dibawa ke ICU sejak sore tadi, dengan korban pria sebanyak 7 orang, dan wanita sebanyak 16 orang.

2 di antara para korban luka itu sudah diizinkan pulang, sementara 1 orang masih dirawat intensif di ICU. Selain itu, ada pula 2 orang lainnya yang merupakan wanita hamil, yang hingga kini juga masih dalam perawatan pihak RS Husada.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP