Cerita duka keluarga AKP Tonce berharap jasad segera ditemukan
Merdeka.com - Perwira polisi AKP Tonce A Manao (36) menjadi salah satu penumpang pesawat Polri M-28 Skytruck yang nahas dan jatuh di perairan Kepulauan Riau pada Sabtu (3/12) kemarin. Hingga kini jasad korban dan sejumlah temannya belum ditemukan.
"Sebagai ayah dari AKP Tonce saya mengharapkan jenazahnya dibawa pulang ke Soe, biar kami sebagai keluarga melihat anak kami itu," kata Aleks Manao, ayah AKP Tonce ketika dihubungi dari Kupang. Demikian dikutip dari Antara, Senin (5/12).
Aleks berharap proses pencarian penumpang pesawat nahas itu segera membuahkan hasil dan tim SAR segera menemukan jenazah anaknya yang menjadi korban.
"Dalam kondisi apapun jenazah anak saya itu harus dibawa pulang ke NTT, semua keluarga di Soe berharap untuk melihat jenazah anak kami itu," tegasnya.
AKP Tonce Manao memiliki tiga saudara kandung. Sejak kecil dia bercita-citta menjadi polisi.
"Setelah tamat dari SMA Negeri I Soe sudah bertekad masuk kepolisian," ujarnya.
Aleks merasa kehilangan dengan meninggalnya AKP Tonce Manao yang lahir 4 April 1980 dalam peristiwa kecelakaan pesawat Kepolisian RI di wilayah Perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.
Aleks mengaku bertemu dengan putra ketiganya itu terakhir pada tanggal 20 November 2016 lalu ketika korban datang ke Soe untuk menghadiri acara syukuran keluarga.
"Tanggal 20 November dia datang untuk hadir acara di Soe," ujarnya.
AKP Tonce A Manao meninggalkan seorang istri asal Toraja yang juga anggota Kepolisian dan dua orang anak satu perempuan dan satu laki-laki.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya