Cerita Daffa 'sentil' wali kota dan bikin malu Dishub Semarang
Merdeka.com - Daffa Farros Oktoviarto (9), bocah Gisikdrono RT 02 RW III, Kecamatan Kalibanteng Kidul, Kota Semarang, Jawa Tengah ini mendadak terkenal karena aksi heroiknya mengadang pemotor yang melintas di trotoar. Karena tindakan Daffa yang dinilai sebagai penegak disiplin berlalu lintas tersebut, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi lantas memberinya piagam dan sepeda gunung.
Namun tanpa disangka, saat Hendi, sapaan Hendrar, memberikan hadiah di SD Negeri Kalibanteng Kidul 01, dia 'disentil' Daffa. Hal ini terjadi lantaran sang wali kota hanya memberikan sepeda tanpa atribut keselamatan seperti helm dan kaos tangan.
"Lha pak, helm, kaos tangan sama dekker-nya yang buat lutut mana pak? Kan biar aman kalau bersepeda?" tagih Daffa, Rabu (20/4).
Hendi yang mendapat pertanyaan seperti itu, lantas menjawab perlengkapan sepeda akan diberikan menyusul.
"Nanti sore ya biar disusulkan ke rumah sama staf saya," ucap Hendi di hadapan para siswa dan guru SD.
Tidak cuma berhasil 'menyentil' wali kota, aksi Daffa juga membuat malu Diskominfo. Hal ini wajar lantaran tugas menertibkan lalu lintas seharusnya menjadi tanggung jawab aparat, bukan bocah SD. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya