Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita cinta suami bawa petaka bagi istri

Cerita cinta suami bawa petaka bagi istri Ilustrasi pernikahan. ©2015 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Cinta yang berbuah pernikahan sudah sewajarnya menjadikan pasangan suami istri berbelas kasih satu sama lain. Namun dalam kenyataannya, biduk rumah tangga yang dibangun dan dicita-citakan terkadang tak seindah seperti ketika cinta pertama bersemi.

Berbagai cobaan dan godaan datang silih berganti. Jika cinta tidak kuat, cerita cinta yang dirintis malah berakhir pahit dan tragis.

Seperti cerita cinta yang dialami pasangan Made-Wayan dan Binti-Arif. Cerita cinta mereka malah harus dibawa ke polisi dan berakhir di balik jeruji besi. Bahkan yang mereka polisikan adalah suami yang selama ini menjadi teman hidup mereka.

Made dan Binti tidak punya pilihan, saat lelaki yang seharusnya menjaga dan melindungi mereka dengan kekuatannya, justru bak malapetaka. Suami mereka mengamuk dan mencederai istri mereka.

Wayan mengamuk membabi buta gara-gara melihat ada pesan singkat (SMS) masuk bertuliskan kata "Sayang" di telepon genggam Wayan Widra (45). Made(42) tiba-tiba langsung ditelanjangi dan dipukuli.

Dari keterangan pihak Polsek Kintamani Batur, sebenarnya sudah lama pelaku memergoki ada pesan mesra seperti itu. Tak pelak, keduanya sering bertengkar.

"Korban melapor dengan tindakan penganiayaan. Kasusnya sudah ditangani, pelaku juga sudah kita amankan," ungkap Kapolsek Kintamani AKP Dewa Mahaputra di Batur Bangli Senin (1/6).

Menurut Dewa, kejadian ini adalah puncak dari pertengkaran suami istri itu akibat SMS mesra. Pelaku yang masih cemburu buta menjemput istrinya di tempat kerja. Setiba di rumah, istrinya langsung ditelanjangi dengan sikap seperti orang akan berhubungan.

Saat itu istrinya tidak menyangka kalau suaminya bermaksud akan memukulinya. Dipikir korban suaminya akan minta berhubungan. Akan tetapi, begitu semua pakaian dilucuti, tiba-tiba Widra langsung menampar wajah korban. Tidak puas menampar, korban juga dipukul dan didorong hingga terjatuh. Dalam keadaan bugil, korban ditendang.

"Laporannya dipukul dan ditendang sebanyak delapan kali. Kita masih dalami, Pasutri ini juga sudah kita mintai keterangannya," tutup Dewa.

Cerita cinta yang tak kalah tragis juga dialami Binti. Binti Kristanti warga Kecamatan Pesantren Kota Kediri, ditampar suaminya hingga mengakibatkan keguguran. Tidak terima dengan perlakuan suami, korban akhirnya melapor ke polisi.

Kejadian itu bermula, saat Arif Rahman dan istrinya Binti sedang cekcok mulut di teras rumahnya. Saat sama-sama sedang emosi, Binti sempat memukul dan menampar suaminya, namun tidak kena karena Arif menghindar.

Tersulut kemarahan istrinya, kemudian Arif membalas memukul menampar Binti dengan tangan kosong sebanyak satu kali mengenai pipi sebelah kanan Binti.

Tamparan suaminya membuat Binti shock karena sedang hamil lima bulan. Kemudian Binti memeriksakan diri ke dokter di RS Baptis Kota Kediri, dan hasilnya Binti mengalami keguguran.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar dikonfirmasi terpisah pada Senin (01/6) menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

(mdk/rep)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP