Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo berang kepada wartawan ketika ditanya di mana dia berada sehari pasca-perhitungan cepat Pilgub DKI yang memenangkan pesaingnya, Joko Widodo. Foke, demikian dia disapa, menganggap pertanyaan wartawan sangat menjurus.
"Anda matanya ke mana? Itu pertanyaan yang menjurus," ujar Foke kepada wartawan di Balaikota, Jumat (13/7).
Padahal, pantauan sejumlah wartawan Kamis (12/7), Foke tak terlihat berada di Balai Kota Jakarta. Mobil dinas Foke yang biasa parkir di sebelah gedung Balai Agung juga tidak terlihat saat itu.
Dalam debat cagub DKI pertama 24 Juni lalu, Foke juga sempat meninggi ketika pernyataannya dipotong oleh Danang Parikesit, salah seorang panelis. Guru besar UGM kala itu ingin mengonfirmasi soal salah satu langkah Foke membenahi Jakarta.
"Saya yang menjawab bukan Anda," jawab Foke sambil memperlihatkan telapak tangannya ke arah Danang.
Sikap temperamental memang bukan barang baru buat Foke. Menurut catatan merdeka.com, Bang Kumis paling sensitif jika ditanya soal banjir yang melanda Jakarta.
"Ngurusin Jakarta itu bukan kayak bikin kerak telor, gak bisa instan. Ada tahap-tahapannya, dan sekarang kita sedang melakukan itu," kata Foke dengan nada tinggi di Balaikota, Jakarta, 8 Oktober 2010.
Tidak hanya itu, saat ditanya soal prediksi Walhi bahwa Jakarta akan ambrol 20 tahun mendatang karena permukaan laut yang terus naik, nada bicara Foke tak kalah tingginya.
"Bagus, buru-buru lu pindah dari Jakarta, gue girang juga," kata Foke kepada wartawan, usai apel peringatan 65 tahun Rapat Raksasa Ikada di Monas, Jakarta, 20 September 2010.
Foke pun kerap berkilah, kalau banjir yang terjadi di ibukota hanyalah genangan air belaka. Foke pernah menjelaskan perbedaan kalau genangan dan banjir adalah dua hal berbeda.
"Ini musim hujan. Dari bayi sampai nenek-nenek juga tahu kalau bakal banyak yang masih tergenang," ujarnya dengan nada kurang simpatik November 2009 lalu.
Dalam beberapa kesempatan wawancara, Foke juga paling bereaksi jika penjelasannya dipotong oleh pertanyaan wartawan. "Entar dulu, gue belum selesai ngomong. Gubernurnya ane bukan ente," cetusnya.
PPP perkirakan nasib Jokowi tak sebaik putaran pertama
Foke berang disebut tak ngantor setelah pencoblosan
Jokowi-Ahok juga unggul di penghitungan cepat Panwaslu
Foke: Jangan-jangan Jokowi telepon pemadam kebakaran
Cerita sedih Soekarno tak punya uang untuk pernikahan putrinya
Cara mahasiswa tahun 60-an demo Soekarno tolak kenaikan BBM
Soekarno pilih jadi tumbal revolusi daripada lari ke luar negeri
Sudah tradisi, bukan SBY yang umumkan kenaikan harga BBM
Tolak BBM naik, hacker serang situs Kementan, PAN dan KPU
Para germo di Bali kini rajin suruh anak buahnya tes HIV
Aksi solidaritas buat wartawan Trans7 yang tertembak
Dituding mata-matai sidang anak Rohingya, Yendri dipukuli
Demo BBM, mahasiswa dan rektor UHN Medan diamankan polisi
Demo BBM di DPR, 88 demonstran ditangkap Polda Metro