Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita-cerita lucu dalam gerbong KRL

Cerita-cerita lucu dalam gerbong KRL KRL. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Malam itu, di salah satu gerbong kereta api listrik menuju Bogor cukup sesak. Wanita pun harus bercampur dengan penumpang pria. Suasana tiba-tiba 'pecah' dengan adanya kejadian ini.

Lis, salah seorang karyawan swasta terkekeh mengingat kejadian tersebut. Menurutnya, tiba-tiba saja terdengar sahut-sahutan suara penumpang dengan diiringi tawa. Apa itu?

"Siapa yang kentut neh," kata Lis menirukan suara penumpang pria yang berteriak. Sontak penumpang lain menutup hidungnya rapat-rapat. "Sudah kayak konser."

Entah iseng atau benar mencium bau tak sedap, teriakan itu setidaknya menjadi penghibur bagi mereka yang lelah usai bekerja. "Kadang ada saja kejadian seperti itu," ungkap warga Cibinong itu sambil tertawa.

Kebiasaan lain yang lazim adalah memakai masker tidak pada tempatnya. Sering kali penumpang kereta menempatkan masker di mata, bukan di mulutnya.

"Sengaja kali biar tidurnya nyenyak, dan tak terganggu," imbuh ibu beranak satu itu.

Dewi, warga Bojong Gede juga menceritakan pengalamannya saat naik KRL di hari libur. Ramai sudah pasti. Menurutnya, ada sebutan khusus bagi mereka yang bepergian sekeluarga.

"Kita sebut 'keluarga cemara'. Ada bapak, ibu dan anaknya," imbuh perempuan berhijab ini.

Selain itu, Dewi juga kerap menemui kehebohan keluarga yang ingin piknik. "Kalau ketemu keluarga di stasiun lain langsung heboh. Seru seh," tuturnya.

Bagi Lis dan Dewi kejadian tak terduga ini dianggap sebagai 'bonus'. Keduanya menganggap sebagai cerita unik yang belum tentu dialami penumpang moda transportasi lainnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP