Cerita Budi Waseso sering 'semprot' para pejabat
Merdeka.com - Budi Waseso kerap kali membuat gebrakan di setiap tugas yang dijalankannya. Tak jarang, gebrakan-gebrakannya itu bertentangan dengan pejabat lainnya.
Meski begitu, mantan kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tetap dengan pendiriannya. Bahkan dia tak segan 'menyemprot' para pejabat yang tak sejalan dengannya. Berikut pejabat yang kena 'semprot' Budi Waseso:
Budi Waseso sampai bilang: Matamu
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPerum Bulog tidak akan melakukan impor beras hingga akhir tahun lantaran stok beras milik BUMN tersebut masih melimpah. Bahkan gudang penyimpanan beras telah penuh dan terpaksa menyewa gudang milik TNI AU.
Namun demikian, Kemendag yang memberi izin impor beras menyebut tidak mau mengurus soal gudang penyimpanan beras tersebut. Mengetahui hal itu Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengaku heran pada Kemendag yang seolah lepas tangan. Padahal tingginya pasokan beras yang masuk ke gudang akibat Kemendag mengizinkan beras impor masuk.
"Saya bingung ini berpikir negara atau bukan. Coba kita berkoordinasi itu samakan pendapat, jadi kalau keluhkan fakta gudang saya bahkan menyewa gudang itu kan cost tambahan. Kalau ada yang jawab soal Bulog sewa gudang bukan urusan kita, mata mu! Itu kita kan sama-sama negara," kata Budi Waseso.
Budi Waseso: Jangan jadi pengkhianat bangsa
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMantan Dirut Bulog Djarot Kusumayakti pernah mendorong Perum Bulog untuk melakukan impor beras. Padahal sangat jelas jika Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso tidak akan melakukan impor beras hingga akhir tahun lantaran stok masih melimpah.
Atas hal itu, Budi meminta mantan bos bulog tidak jadi pengkhiantan sehingga ikut campur soal impor beras. "Ada yang menyampaikan kalau Bulog itu harus impor, dia tidak mengerti. Ironisnya, ini mantan orang Bulog. Jangan jadi pengkhianat bangsa ini, darimana perhitungan itu?" katanya di Kantor Perum Bulog, Rabu (19/9).
Petugas lapas
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKetika menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Budi Waseso sempat murka dengan petugas lapas. Hal ini karena masih ada anggota lapas yang bersengkongkol dengan bandar narkoba di dalam penjara.
Menurutnya, petugas seperti itu adalah pengkhianat bangsa. Sehingga harus ditindak tegas oleh Kemenkum HAM.
"Kalau saya, saya cincang-cincang (petugas lapas). Kenapa? Itu penghianat negara loh. Jangan main-main. Dia aparat negara, tetapi mengkhianati negara," katanya beberapa waktu lalu.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya